Mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan Angkatan tahun 2013

Sebelumnya, saya belum pernah tahu mengenai Kampus STIKes Bhakti Al-Qodiri. Saya lebih tahu dan lebih banyak mengunjungi universitas-universitas atau STIKes yang berbasis umum. Saya mengenal STIKes Bhakti Al-Qodiri baru di kelas XII SMA. Kesan pertama yang ada di pikiran saya saat mendengar STIKes Bhakti Al-Qodiri adalah seperti pondok pesantren. Ini yang membuat saya berpikir dua kali untuk masuk ke STIKes Bhakti Al-Qodiri ini.

Akan tetapi, akhirnya saya mencoba untuk mendaftar karena ilmu agama saya saya pas-pasan dan desakan orangtua. Kebetulan sedang dibuka pendaftaran untuk mahasiswa baru. Saya mencoba untuk mengikuti SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) di STIKes Bhakti Al-Qodiri.

Kenapa STIKes Bhakti Al-Qodiri yang saya pilih? Karena di STIKes Bhakti Al-Qodiri selain mendapat ilmu dunia juga mendapat ilmu akhirat sebagi bekal kita nanti. Di STIKes Bhakti Al-Qodiri saya juga merasa banyak sekali kelebihannya. Selain itu, saya dapat membuktikan bahwa kuliah di STIKes Bhakti Al-Qodiri tidak seperti yang orang lain katakana yaitu harus mondok, STIKes Bhakti Al-Qodiri murahan buktinya Akkreditasinya sudah “ B” , Dosennya juga banyak dan berkopeten dibidang keahliannya, kegiatan UKMnya menarik, ada pelatihan tambahan Skill diluar dari jam kuliah sehingga praktikum Laboratorium lebih terampil dan siap ketika sudah terjun praktek diRumah Sakit Nantinya.

Memang kami belajar dengan menekankan ilmu kesetehatan dan agama, namun kami lebih fleksibel. Metode belajarnya pun menyenangkan, tidak membosankan seperti dalam bayangan saya. Berbicara tentang tugas, namanya juga kuliah pasti ada tugas yang harus dikerjakan, tetapi tidak begitu banyak. Cara belajarnya pun seimbang, bukan hanya teori yang diajarakan melain praktik-praktik juga diberikan agar kami lebih mudah memahami mata kuliah yang telah diberikan.

Tidak hanya itu, aspek kejujuran, ahlak dan tingkah laku juga ditekankan, karena pintar tanpa diimbangi dengan kejujuran, ahlak dan tingkah laku yang baik itu belum mencerminkan jati diri yang sempurna. Di kampus ini saya juga belajar dzikir manakib yang merupakan ciri khas dan anjuran drai pengasuh pondok pesantren al-qodiri dan menjadi amalan sehari-hari,

Selama saya kuliah di kampus ini ada banyak hal yang menghiasi perjalanan hidup saya baik suka maupun duka datang silih berganti tetapi melewati semua itu pada akhirnya saya menemukan arti kehidupan yang sebenarnya.

Di kampus ini juga saya mendapatkan sahabat yang tiada duanya yang bisa membawa ke arah yang lebih baik, yang pastinya di kampus inilah saya menemukan diri saya yang sebenarnya.

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *